Friday, 12 December 2014

Senyuman Itu ............ :-)

  



  Satu momen yang tak akan pernah terlupakan, sedikit kata itu selalu terus berputar dalam ruang-ruang imajinasiku. Hari ini mungkin diriku merasa menggigil kaku layaknya terkena hipotermia yang membuat lidah yang lentur ini membeku hebat sehingga diriku berkata dengan gemetar kalimat sarat makna itu.
  Ini aku....... Ya ini aku. Meskipun seperti itu aku merasa lega, aku yang selalu takut melihat ke arah bola mata mu, aku yang selalu membuat suasana garing layaknya kurupuk kulit namun kini lepasnya semua beban yang ada di hati ini. Apakah kau masih ingat tentang perjumpaan kita yang pertama pada sebuah drama singkat kala itu, selepas itu pada hari berikutnya kau tak nampak, aku sungguh merasa kehilangan sesuatu yang entah itu darimana. aku selalu memperhatikanmu meskipun itu dari kejauhan. hari demi hari percakapan demi percakapan sehingga sampai terdengar ke setiap telinga pernyataan yang menyebutkan bahwa aku menyukaimu entah darimana mulanya tapi aku membenarkan hal tersebut. namun aku tak berani untuk membuat pernyataan itu langsung tertuju pada dirimu, aku lebih baik menghindar dan terus menghindar untuk bersama yang lain bukan karena dirimu tak lebih baik dari mereka namun karena aku takut kehilangan mu meskipun hal tersebut seperti saat ini aku merasa kehilangan separuh dari dirimu.
  Kini aku mencoba untuk berani kan diri agar tidak ada kata penyesalan yang membuntuti diriku kelak. hal ini bukan karena kau yang terakhir namun dirimu pertama dan terakhir. entah darimana rasa ini muncul, namun hanya ada satu kata yang menggambarkan perasaan ini yaitu senyumanmu, aku tak bergurau atau hanya meracau untuk mendapatkan hatimu lewat dekorasi kataku. karena aku selalu ingat senyuman itu, senyuman yang ada dalam drama singkat itu yang akhirnya membawaku sampai saat ini saat kritis dalam hidupku.aku ingin memaki diriku yang terlalu naif menerima keadaan kala itu, waktu itu berputar dan terus berjalan namun dalam teka-teki waktu aku sungguh berharap akan adanya senyuman itu yang akan selalu menemaniku sampai raga tak lagi bisa melakukan apapun.
AKU, INI AKU YANG SELALU BERUSAHA SAMPAI UCAPAN TERAKHIRMU ITU TERHAPUSKAN SEMOGA UCAPAN ITU BUKAN SEBUAH PENYANGKALAN SAJA......
READ MORE - Senyuman Itu ............ :-)

Wednesday, 3 December 2014

Marathon Raden Birthdays






Sudah 3 tahun kita berkawan dan mungkin tahun ini sebagai penghujungnya. kisah tentang dia, dia, dan dia selalu kita tuturkan. ributnya kalian, tangisnya kalian, tertawanya kalian, dan sebuah senyuman yang terlukis diwajah kalian sudah ku rekam. sebagai teman yang hanya menyaksikan kalian. ingat kalian dulu sangat berbeda namun kalian bersatu, ingatkah tengah malam itu selepas kalian menyaksikan artis holly wood berlaga itu mungkin awal dari renggangnya kalian. tapi tuhan tau mana yang baik dan buruk itu akan terungkap. entah ditahun depan, depan, dan depannya lagi apa kita bisa saling kumpul? melepaskan penat kesibukan dengan canda tawa khas klasik yang kita saling suguhkan. tapi tuk saat ini hadiahi hari jadi kalian dengan sebuah senyuman yang takkan terlupakan one plus four is five. selamat ulang tahun kawan.
READ MORE - Marathon Raden Birthdays

Monday, 23 September 2013

Review Psikodiagnostik II: Observasi ( 2 )

Hai kawan semua, kali ini saya akan memposting review Psikodiagnostik II Observasi, pada bagian awal saya akan share tentang kode etik penelitian.

Etika Penelitian

  • Mengharuskan peneliti untuk menghindari semua prosedur yang dapat menyakiti subyek,baik secara psikis maupun fisik
  • Meminta izin kepada subyeknya untuk pencatatan, dan perekaman. Jika subyek dibawah umur tanyakan ke wali atau orang tau
  • Peneliti tidak boleh mengungkapkan identitas kecuali jika diizinkan. Hanya untuk psikolog identitasnya, gunakan inisial jika diakademik.
Sumber : Buku Psikologi Edisi 5th 1999

Selanjutnya saya akan memposting analisis jurnal yang dianalisis oleh teman-teman saya, jurnalnya sebagai berikut:

" Penerapan Terapi Realitas untuk Membentuk Coping Stress pada Wanita Pekerja Seksual dengan HIV positive "

         Tujuan penelitian ini peneliti ingin membantu agar WPS menghadapi sumber masalah, dan menghadapi realita mengidap HIV tetapi hidup harus berlangsung dengan rumusan masalah yang menanyakan "bagaimana efektifitas terapi realitas dalam mengatasi stresspada wanita pekerja seksual yang mengidap HIV positif ?"
          Peneliti mencari tahu dahulu tentang tempat untuk mendapatkan sample dan pada akhirnya ditemukan di Doli 60% WPS positive HIV. sample akhirnya didapatkan 2 orang  wanita pekerja seksual dan dengan tekhnik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu wawancara, observasi dan alt tes psikologi.

Sumber : Jurnal Penelitian Psikologi 2011, Vol. 02, No. 02, 229-245 Penulis Tatik Imadatus Sa’adati Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kedir

" Subjective Well-being pada Anak dari orang tua yang Bercerai " 

          Tujuan Penelitian ini peneliti ingin mengetahui dinamika psikologis subjective well-being anak dari orang tua yang bercerai. Subjective well-being itu adalah kesejahtraan anak. Evaluasi yang dilakukan seseorang terhadap kehidupannya.
           hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil pengamatan sebelum terjadinya perceraian tingkat subjective well-being subjek cenderung rendah. Kemudian, setelah terjadinya perceraian orang tua, terhadap dua hasil. Pertama, menggambarkan subjective well-being yang cenderung rendah dan yang kedua, menggambarkan subjective well-being yang cenderung meningkat.

sumber : Jurnal Psikologi Volume 35, No. 2, Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada

" Studi Kasus: Dampak Psikososial Enuresis pada Remaja Putri "

           Pertama-tama sebelum berlanjut pada analisis jurnal, pasti kita masih asing dengan kata enuresis, apa sih enuresis itu? enuresis itu adalah kebiasaan mengompol, kenapa bisa terjadi pada remaja putri padahal kebiasaan mengompol itu biasanya terjadi pada anak-anak? maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak psikososial enuresis pada remaja putri, apakah ada faktor yang mempengaruhi keseharian dalam kualitas hubungan subjek di rumah, kelas, dan di luar kelas.
           Nah pada hasilnya menunjukan bahwa terdapat dampak psikososial yang dialami oleh remaja putri tersebut, antara lain rasa malu dan merasa bersalah akibat kondisinya, hubungan dengan keluarga menjadi kurang dekat, mendapat labeling yang kurang menyenangkan dirumah, ekspresi komunikasi verbal yang cendrung kasar, sulit diatur, tidak memiliki teman sebaya, dan sering mendapat ejekan. Dilingkungan sekolahpun dia kurang diterima oleh teman-temanya.

sumber : http://fpsi.unissula.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=185&Itemid=139


READ MORE - Review Psikodiagnostik II: Observasi ( 2 )

Monday, 16 September 2013

Review PSIKODIAGNOSTIK II (OBSERVASI) 10-09-2013

Setiap orang mengamati tindakan orang-orang lain. kita memandang orang-orang lain dan mendengarkan mereka bicara. Kita menyimpulkan ciri-ciri, motivasi, perasaan-perasaan, dan iktikad orang-orang lain berdasarkan pengamatan atau observasi itu.
Apasih observasi?
Menurut Kartono (1980: 142) pengertian observasi diberi batasan sebagai berikut: “studi yang disengaja dan sistematis tentang fenomena sosial dan gejala-gejala psikis dengan jalan pengamatan dan pencatatan”. Selanjutnya dikemukakan tujuan observasi adalah: “mengerti ciri-ciri dan luasnya signifikansi dari inter relasinya elemen-elemen tingkah laku manusia pada fenomena sosial serba kompleks dalam pola-pola kulturil tertentu”.
Observasi
Metode pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis dan sengaja melalui pengamatan dan pencatatan terhadap gejala objek yang diteliti
Pengertian sempit

Pengamatan secara langsung terhadap gejala yang diselidiki baik dalam situasi alamiah maupun situasi buatan

Pengertian luas

Termasuk pengamatan yang dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan alat-alat bantu yang sudah dipersiapkan sebelumnya maupun yang diadakan khusus untuk keperluan tersebut.
Tujuan Observasi
-          Mendskripsikan setting yang dipelajari
-          Mendeskripsikan aktivitas yang berlangsung
-          Menjelaskan orang-orang yang terlibat dalam aktivitas
-          Melihat makna kejadian dari perspektif subjek yang terlibat dalam aktivitas
Observasi dalam Psikodiagnostik
-          Berkaitan dengan proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memahami variabel psikologis untuk penegakan diagnosis psikologis
-          Ada proses pengukuran dan penggunaan berbagai teknik untuk mampu memahami dan mendiagnosis variabel psikologis
-          Psikodiagnostik bukan hanya milik psikologi klinis, walapun istilah diagnosis didominasi di psikologi klinis.
Observasi ada 3 aspek yaitu
-          Kognitif
-          Afektif
-          Behavior  --- >  ilmiah dan non-ilmiah

Fungsi observasi
-          Sebagai metode pembantu dalam penelitian yang bersifat exploratif
-          Sebagai metode yang membantu penelitian dengan sifat lebih mendalam

Observasi dipandang ilmiah, jika:

        Mengabdi pada tujuan penelitian yang telah ditetapkan
        Direncanakan secara sistematik, bukan kebetulan dan tidak beraturan
        Dicatat secara sistematik dan dihubungkan dengan proposisi yang lebih umum, tidak sekedar memenuhi rasa ingin tahu
        Dapat dicek dan dikontrol validitas dan reliabilitasnya

Review Jurnal Kelompok yang Telah Presentasi
Kelompok 1
Judul jurnal : “ Seksualitas Remaja Autis pada Masa Puber”
Masalah penelitian          :
-          Bagaimana ekspresi seksual dan prilaku seksual yang ditampakkan oleh remaja autis.
-          Bagaimana peran orang tua, guru, dan terapis sebagai caregiver terkait dengan datangnya
Tujuan penelitian             :
-          Menggambarkan seksualitas remaja autis pada masa puber. Pada penelitian ini pemahaman seksualitas yang digunakan berupa perubahan perilaku yang dipengaruhi oleh kognisi dan perubahan afeksi atau emosional.
Metode penelitian          :
-          Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan metode pengambilan data triangulasi: wawancara, observasi, dan dokumen
Hasil                                       :                                                                                          
-          Perkembangan seksual individu autis:
- kekurangan kontrol diri, kesadaran sosial, dan pemahaman penyaluran hasrat seksual.
- perkembangan emosi dan ketrampilan sosial yang tidak berimbang.
Literatur
Kerlinger, FredN. 1990. Asas-asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University press.

http://www.slideshare.net/wicaksana/psikodiagnostik-observasi-14333762

READ MORE - Review PSIKODIAGNOSTIK II (OBSERVASI) 10-09-2013

PSIKODIAGNOSTIK II : ANALISIS JURNAL

Analisis jurnal yang dilakukan oleh kelompok 6 yang berjudul ”ANALISIS GENDER PADA IKLAN TELEVISI DENGAN METODE SEMIOTIKA”


Masalah penelitian

Apakah iklan berimplikasi pada pengukuhan kembali nilai gender streotipe bila iklan yang bersangkutan memuat ideologi gender yang seksis?

Perbincangan mengenai seksisme dalam iklan sebenarnyalah bukan hal yang baru lagi. Dimulai dengan diterbitkannya buku Betty Friedan yang mengguncangkan dunia, yaitu The Feminine Mystique (Craig, 1998). Di sini Friedan memaparkan bagaimana industri telah memperalat perempuan melalui iklan-iklannya, yaitu dengan terus-terusan menggambarkan perempuan sebagai ibu rumah tangga yang melulu berbelanja.
Seiring dengan gerakan perempuan, dewasa ini gencar didengung-dengungkan adanya kesetaraan gender. Beberapa iklanpun mencoba untuk merespon realita ini dengan cara menggambarkan representasi gender yang setara, seperti yang diketengahkan oleh iklan-iklan Beneton, The Body Shop, Teh Sari wangi, maupun Harian Kompas (Kusumastutie, 2003). Demikianlah, iklan ikut berubah. seiring dengan perubahan dalam masyarakat.

Metode penelitian

Penelitian ini menggunakan iklan televisi sebagai objeknya, oleh karena itu peneliti melakukan observasi terhadap iklan-iklan yang ditayangkan untuk mendapatkan gambaran tentang iklan-iklan itu sendiri. Waktu yang digunakan untuk melakukan observasi ini diatur se-fleksibel mungkin disesuaikan dengan kegiatan peneliti yang lain.

Hasil

Analisis Iklan Pond's White Beauty Baru
¨  Iklan ini merepresentasikan ideologi gender yang seksis, dimana perempuan diletakkan pada posisi subordinat yang harus memenuhi keinginan laki-laki agar tubuhnya diinginkan oleh laki-laki. Produsen (pengiklan) sengaja menciptakan citra kecantikan ideal ini agar dipakai oleh calon konsumen sebagai standar kecantikan pribadi calon konsumennya. Dengan demikian calon konsumen yang melihat iklan inipun akan menjadi konsumen aktif bagi produk ini.
Analisis Iklan Rinso
¨  Kebahagiaan yang akan diperoleh oleh pasangan yang mau berbagi tugas rumah tangga diasosiasikan dengan kualitas produk. Rinso yang mengklaim bahwa dirinya bisa membersihkan pakaian paling bersih akan memberi kemudahan bagi pekerjaan rumah tangga, yang akan bermuara pada kebahagiaan pemakainya. Sehingga iklan ini memelintir isu kesetaraan gender untuk menonjolkan kualitas produknya.

Dari sini bisa dilihat bahwa kedua iklan tersebut telah menjalankan fungsi ekonomi maupun fungsi sosial dengan caranya sendirisendiri. Fungsi ekonomi dijalankan dengan cara mengintegrasikan representasi gender dalam masing-masing iklan, sehingga representasi-representasi tersebut dapat membangun fungsi persuasif iklan secara keseluruhan. Produk diubah menjadi citra-citra yang menggiurkan, sehingga terciptalah want bagi konsumen (Priosoedarsono, 1998; Bungin, 2001). Dari sini produsen lalu mengharapkan perilaku pembelian.

Representasi gender dalam iklan-iklan tersebutpun merepresentasikan realita yang ada dalam masyarakat. Untuk iklan Pond.s white beauty baru representasi gendernya mengacu pada fungsi cerminan dari kondisi dalam masyarakat yang seksis. Sedangkan iklan Rinso merespon (secara positif) proses perubahan yang sedang terjadi dalam masyarakat, mengacu pada fungsinya sebagai agen perubahan. Walaupun representasi ini menjadi bias saat dicampurkan dengan kepentingan ekonomi yang menungganginya. Seperti yang dikatakan oleh Kris Budiman (dalam Ekspresi, 2001) bahwa logika yang mendasari sebuah iklan adalah kepentingan bisnis, sehingga edukasi yang mungkin terkandung di dalamnya akan .menjadi percuma. oleh karena kepentingan bisnis tersebut.

Jurnal Psikologi tahun 2004, No. 2, 130-141 dibuat oleh Naomi Srie Kusumastutie dan Faturochman.

READ MORE - PSIKODIAGNOSTIK II : ANALISIS JURNAL

Tuesday, 4 December 2012

Semakin Tua Sang Raden Mas






Terlupakan..... maaf kawan untuk hari ini, aku bukannya tak peduli atau tak menghiraukan dirimu tentang hari kelahiranmu pada hari ini tepatnya tanggal 4 Desember 2014, sungguh bukannya diriku tak mau mengingat tapi aku ditipu oleh sebuah omongan palsu yang kau lontarkan kepadaku. maaf juga aku tak bisa memberikan sesuatu untuk mu, tapi aku hanya bisa mengirimkan sebuah do'a kepadamu agar kau bisa meraih semu mimpi dalam hidupmu bisa menjadi sebuah harapan yang terwujud, sebuah cita-cita yang akan kau genggam untuk hidup mu dimasa depan nanti. Kawan..... jangan berhenti untuk bisa meraih cita-cita mu mungkin setelah sarjana nanti kau bertujuan untuk menjadi perwira PK. Aku yang hanya sebagai teman, hanya bisa mendukung dan mendoakan mu. Dan terakhir yang paling penting semoga kau bisa menjalin hubungan dengan orang yang cantik menurutmu sebut saja dia. Happy birthday kawan semoga sukses selalu.
READ MORE - Semakin Tua Sang Raden Mas

Monday, 3 December 2012

Bangun Dari Kesepian Dunia



          Derap langkah yang mulai lunglai namun tetap ku kayuh otot-otot kaki ku ini, setapak demi setapak ku lewati trotoar jalan yang sudah lama tak dipijakan pejalan kaki yang melewati tempat ini. Tanpa tujuan ku meniti jalan yang ku lewati, lalu aku singgah di sebuah gubuk kecil di pinggiran kota yang entah seberapa jauhnya dari rumah ku. Sambil melepas lelah ku pejamkan mata lalu ku buka mata kearah langit.
 “Wow, indah sekali langit malam tanpa dihalangi oleh atap menjulang tinggi yang di topang dengan beton-beton ribu-an ton itu.” Kataku didalam hati.
Ketika ku sedang asyik memandangi langit malam yang begitu indah, tiba-tiba terdangar sebuah langkah kaki dari arah belakang ku. Aku sontak kaget dan mencari dari manakah asal sumber suara tersebut. Ternyata dari belakang ku datang seorang kakek-kakek yang renta menghampiri ku, lalu ia berkata padaku.
“Apa yang kau cari disini cu?” sambil duduk di sebelahku.
Aku terdiam sejenak, lalu berkata.
“Tak apa kek, aku hanya ingin melihat malamnya dunia secara utuh.” Sambil menundukan kepala.
Kakek menghela nafas, sambil tersenyum kehadapanku.
“Bukan itu yang kau cari cu, tapi kau sedang mencari sebuah kebahagian batinmu.” Katanya dengan suara pelan namun pasti.
“Iiiyyaaa kek” jawabku terbata.
“Batin ku terasa kosong seperti tak ada kebahagian yang terselip meskipun sebesar biji jagung.”
“Tak ada gunanya aku hidup, kehendak untuk hidupku pun telah mati.” Kataku sambil mengusap air mat yang jatuh kepipiku.
“Andaikan aku mempunyai kedua orang tua yang perhatian terhadapku dan tak membiarkan ku kesepian dalam rumah mewah besar namun tak ada yang membuatku bahagia.”
Kakek itu menggelengkan kepalanya.
“Hanya itu kah?”

Aku langsung berkata.
“Bukan itu saja, masih banyak yang membuat dada ini semakin sesak rasanya.” Sambil mengelus dadaku.
Lalu tanpa tersadar ku berteriak dengan lantang.
“Aku benci kalian semua! kalian yang sudah tak memperdulikan, menghina, mencaci, dan membuatku terhanyut dalam kesepian.” Sambil melemparkan batu ke arah sungai.
Kakek itu lalu menenangkan aku.
“Ya! Kakek tau apa yang kita inginkan itu memang sangat sulit untuk di capai namun alangkah baiknya kita ubah keinginan yang hanya dalam pikiran ubah menjadi sesuatu yang nyata.” Sambil menatapku.
 “Bagaimana kek caranya?” sergahku
“Itu yang tau jawabanya hanya dirimu sendiri.” Sambil menujuk jarinya tepat ke dadaku.
“Hah?” sambil memikirkan apa yang harus ku lakuakan.
“Kakek mengerti pula kenpa orang lebih mudah untuk mengeluarkan perkataan hinaan dibandingkan pujian.”
“Kenapa kek?” Sergahku.
“Itu karena didalam hati mereka masih tersimpan rasa sombong dan paling hebat, mereka juga tak mengerti seberapa kecilnya mereka dihadapan tuhan.” Sambil tersenyum geli membayangkan manusia yang semakin haus akan harta, jabatan dan kekuasaan.
Kakek terdiam sejanak dan melihat ke langit yang dihiasi oleh ribuan bintang yang berkilau lalu berkata padaku.
“Cepat kau pulang sekarang dan lihat kedepan lalu bangunkan kesepian dan penderitaan mu.” Sambil menepuk-nepukan tanganya ke bahuku.
“Aku tak mau pulang kek.” Jawabku spontan.
“Sudah turuti apa kata kakek, kamu akan mendapatkan yang kau cari.” Sambil meyakinkanku.
Tanpa berpikir lama aku langsung berpamitan dan meninggalkan tepmpat tersebut.
“Apakah benar aku akan mendapatkan kebahagian ku?.” Kataku dalam hati.
Lalu aku berlari sekuat tenaga, tepat pukul 05.00 WIB aku sampai di depan pintu rumah. Aku pun membuka pintu secara perlahan tanpa ku sadari ku mendengar tangisan dari mamaku dan sibuknya papaku menelepon beberapa teman-temanku mencari tau tentang keberadaan ku. Aku pun terdiam dan duduk di teras rumah menangisi kebodohanku yang tanpa ku sadari bahwa betapa pentingnya aku untuk kedua orang tua ku. Aku pun tersadar bahwa betapa sibuknya mereka itu hanya pun untuk aku bukan yang lain.
Lalu aku masuk kedalam rumah dan berkata .
“Ma, pa maafin aku yah aku sudah membuat kalian khawatir.” Sambil menahan tangis yang mulai pecah.
Mama ku kaget lalu dengan cepat lari dan memelukku sambil berbisik padaku.
“Kamu jangan pergi lagi yah, mama sayang kamu ! maafin mama yah.” Sambil menatapku.
“Iya ma, maafin aku juga sudah bikin khawatir mama. Luangkan waktu mama untuk ku meskipun sebentar saja.”
“Iya mama janji.” Sambil tersenyum kepada ku.
Semenjak kejadian tersebut hariku semakin bahagia terasa lepas semua beban di dada. Aku pun berniat untuk mengunjungi kakek di tempat waktu itu. Namun ketika ku tanyakan keberadaan kakek seorang anak kecil pun datang menghampiriku.
“Kakak mencari kakek yah.” Dia bertanya padaku
“Iya.” Jawabku
“Kakek sudah meninggal kak, tapi ini aku ada surat untuk kakak dari kakek.” Sambil memberikan surat lalu pergi entah kemana.
Lalu aku baca surat pemberiannya, di dalam surat itu bertuliskan.
“Cu, jangan pernah menyerah dan putus asa jika menerima masalah hadapi jangan kau abaikan, di dunia ini tak ada yang sempurna tapi kita harus mencoba untuk selalu menjadi manusia yang baik dan berguna untuk sekitar agar kelak kau di hargai dan di cintai.” Lalu aku meneteskan air mata dan tersenyum kearah langit.






                


READ MORE - Bangun Dari Kesepian Dunia

Sunday, 2 December 2012

KEMBALI MENYAPA






“HAI”. Ucapan salam menyapa yang terlontarkan apabila sudah lama tak berjumpa. Sepertinya sudah berdebu ini blog dan terlihat kusam karena sudah terlantar tak berdaya. Kangen juga untuk memostingkan sesuatu di blog ini. Banyak cerita sebenarnya yang ingin ku postingkan namun hal itu terasa sulit. Bukan karena tugas atau apapun ku tak memostingkan sesuatu ini namun penyakit lama yang sudah kronis, iya sebuah penyakit yang mendera ku yaitu MALAS. Mungkin kemalasan ini sudah menggrogoti ku. Kadang ku terpikir kata-kata terindah dari temanku “ lo lakuin apa yang bisa lo lakuin jangan pernah tengok ke samping kanan kiri tapi tatap terus kedepan dan sekali-kali menoleh kebelakang”. Sekarang dan seturusnya mudah-mudahan bisa memosting sesuatu yang bisa dibaca oleh kalian semua J.
READ MORE - KEMBALI MENYAPA

Monday, 10 October 2011

mayday parade - the memory


She is everywhere I go
Everyone I see
Winter's gone and I still can't sleep
Summer's on the way
At least that's what they say
But these clouds won't leave

Walk away
I'm barely breathing
As I'm lying on the floor
Take my heart
As you're leaving
I don't need it anymore

This is the memory
This is the curse of having
Too much time to think about it
It's killing me
This is the last time
This is my forgiveness
This is endless

Now spring has brought the rain
But I still see your face
And I can not escape the past
Creeping up inside
Reminding me that I
Can never bring you back

This is the memory
This is the curse of having
Too much time to think about it
It's killing me
This is the last time
This is my forgiveness
This is endless

(This is endless)
This is endless
(This is endless)

Someone help me
'Cause the memory
Convinced itself to tear me apart
And it's gonna succeed before long

This is the memory
This is the curse of having
Too much time to think about it
It's killing me
This is the last time
This is my forgiveness
This is endless
(This is endless)

Someone help me
'Cause the memory
Convinced itself to tear me apart
And it's gonna succeed before long
(This is endless)

She is everywhere I go
Everyone I see
But these clouds won't leave

http://www.youtube.com/watch?NR=1&v=u3Ju1EAAJtc
READ MORE - mayday parade - the memory

Saturday, 24 September 2011

The Lasut of Psychology – Opening (Part 1)

Ketika aku, kamu dan dia bertemu, berbaur, menyatu menjadi kita, kami.
                Belum lama memang, tapi ada rasa ingin mengerti, memahami dan peduli antara aku kamu dan dia(kami). Ha ha ha., selalu ada kejahilan yang mampu membuat kami tertawa meninggalkan sedikit kepenatan. Lalu terdiam, merenung memikirkan apa terjadi dengan hari ini, kemarin bahkan mengira-ngira tentang besok. Kami terus berusaha, berusaha mencari jokes baru untuk terbitkan senyuman di wajah kami, berusaha menggali empati hingga temukan rasa peduli.

                Kami memiliki kesamaan diantaranya, sifat jahil, menertawakan hal yang tak penting. Dan kesamaan yang paling dominan, kami selalu di buat bingung oleh perasaan, cinta, atu mungkin wanita. Ya, kami selalu sulit untuk mengerti terlebih mampu untuk menafsirkannya. Pada akhirnya kami akan merenung dalam bingung yang meraung-raung. Huh, kemudian melakukan tarikan nafas dalam-dalam agar dapat membuat sedikit tenang. Walau memang sering kali tarikan nafas tadi tak memberikan ketenangan, hanya cukup menjadika alasan akan kehadiran senyuman kecil di wajah-wajah kami.

created by Cacing
Inspirator: Recco & Wugu
READ MORE - The Lasut of Psychology – Opening (Part 1)

renungan sahabat tuk sahabat

waw tanpa ku sadari smakin lama  ku dkat dengannya tp hati ini smakin suka dengannya namun ku harus sadari bahwa status ku denganya hanyalah sahabat mungkin ini takdirku yg hanya bisa mencintai tp tak untuk dicintai, ku pejamkan mata sejenak agar ku bisa berfikir jernih untuk menenangkan hati dan persaan ku, ku kutip sbuah rahasia agar ia tau bahwa ku di sini hanya untuknya, ku coba lepaskan segala peluh dijiwa dan ku coba tuk lupakannya namun smakin ku ingin melupakaannya smakin ku berharap padanya.

senyumanya,tawanya,kata2nya membuat ku terpesona namun apa kah dia tau bahwa ku sealu berharap jd miliknya, lihat mata indahnya tp bisa buat ku terpesona, akan ku pendam perasaan ini agar kau tak akan membenci ku maaf sahabat kalau slama ini ku mencintai mu.

creativ by : wugu
READ MORE - renungan sahabat tuk sahabat

Monday, 19 September 2011

my hobby

mungkin hobby saya ga terlalu beda ma anak muda jaman sekarang, hobby saya sih dengerin musik,browsing dan baca buku yg unik2.

    untuk hobby saya yg dengerin musik itu adalah kegiatan wajib bagi saya because I can't life without music saya paling suka dengerin musik internasional dari pada musik dalam negri karena sekalian melatih kemampuan bhs inggris saya, saya suka dengerin lagunya asking alexandria,sleeping with sirens,alesana,all time low and simple plan mungkin kebanyakan orang tidak terlalu banyak tau tentang band2 yg saya sebutkan tadi ya itu sesuai selera individu masing.
    trus buat browsing memang sih itu kegiatan yg bnyak membuang waktu tp saya browsing bkan hanya buka fb,twitter atau yg lain.a tp saya juga suka buka wikipedia,times dll untuk membuka wawasan saya akan dunia luar.
    buat hobby yg satu ini memang saya sedikit aneh tp sebenarnya memang saya tidak terlalu suka membaca apa lg buku pelajaran, mungkin kalian belum mengerti maksud saya buku yang unik seperti apa, buku unik yg saya maksud tuh bukan isinya yg unik tp buku yg bisa buat saya mau membacanya jd saya sebut buku itu unik hehehe,contoh buku unik yg saya suka baca seperti secret,tokoh-tokoh yg bisa mengubah dunia,sejarah jaman jurassic and sejarah nabi-nabi dan muzikjatnya.

mungkin itu yg saya bisa share tentang hobby saya selebihnya terima kasih
READ MORE - my hobby

Saturday, 17 September 2011

PASKIBRAKA INDONESIA

 

Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Anggotanya berasal dari pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas kelas 1 atau 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus di beberapa tingkat wilayah, provinsi, dan nasional.

Lambang

Lambang dari organisasi paskibraka adalah bunga teratai
  • tiga helai daun yang tumbuh ke atas: artinya paskibra harus belajar, bekerja, dan berbakti
  • tiga helai daun yang tumbuh mendatar/samping: artinya seorang pakibra harus aktif, disiplin, dan bergembira

Sejarah

Gagasan Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat ibukota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-1, Presiden Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. Pada saat itulah, di benak Mutahar terlintas suatu gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa.
Tetapi, karena gagasan itu tidak mungkin terlaksana, maka Mutahar hanya bisa menghadirkan lima orang pemuda (3 putra dan 2 putri) yang berasal dari berbagai daerah dan kebertulan sedang berada di Yogyakarta. Lima orang tersebut melambangkan Pancasila. Sejak itu, sampai tahun 1949, pengibaran bendera di Yogyakarta tetap dilaksanakan dengan cara yang sama.
Ketika Ibukota dikembalikan ke Jakarta pada tahun 1950, Mutahar tidak lagi menangani pengibaran bendera pusaka. Pengibaran bendera pusaka pada setiap 17 Agustus di Istana Merdeka dilaksanakan oleh Rumah Tangga Kepresidenan sampai tahun 1966. Selama periode itu, para pengibar bendera diambil dari para pelajar dan mahasiswa yang ada di Jakarta.
Tahun 1967, Husein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Soekarno, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, beliau kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu:
  • Kelompok 17 / pengiring (pemandu),
  • Kelompok 8 / pembawa (inti),
  • Kelompok 45 / pengawal.
Jumlah tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 (17-8-45). Pada waktu itu dengan situasi kondisi yang ada, Mutahar hanya melibatkan putra daerah yang ada di Jakarta dan menjadi anggota Pandu/Pramuka untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera pusaka. Rencana semula, untuk kelompok 45 (pengawal) akan terdiri dari para mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI) namun tidak dapat dilaksanakan. Usul lain menggunakan anggota pasukan khusus ABRI (seperti RPKAD, PGT, marinir, dan Brimob) juga tidak mudah. Akhirnya diambil dari Pasukan Pengawal Presiden (PASWALPRES) yang mudah dihubungi karena mereka bertugas di Istana Negara Jakarta.
Mulai tanggal 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah para pemuda utusan provinsi. Tetapi karena belum seluruh provinsi mengirimkan utusan sehingga masih harus ditambah oleh ex-anggota pasukan tahun 1967.
Pada tanggal 5 Agustus 1969, di Istana Negara Jakarta berlangsung upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Suharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia. Bendera duplikat (yang terdiri dari 6 carik kain) mulai dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakarta, sedangkan Bendera Pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibar/diturunkan. Mulai tahun 1969 itu, anggota pengibar bendera pusaka adalah para remaja siswa SLTA se-tanah air Indonesia yang merupakan utusan dari seluruh provinsi di Indonesia, dan tiap provinsi diwakili oleh sepasang remaja.
Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih "Pasukan Pengerek Bendera Pusaka". Baru pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.
READ MORE - PASKIBRAKA INDONESIA